Free Websites at Nation2.com
Inggris Dinilai seperti Kuda Pacu Tanpa Joki

Roy Hodgson dikatakan sebagai biang keladi buruknya tampilan Inggris di Piala Eropa 2016. Hodgson bikin timnya seperti kuda picu tanpa ada joki yang mengarahkan.

Pendapat itu dilontarkan oleh Gordon Hill yang terdaftar pernah membela The Three Lions sejumlah enam kali pada kurun saat 1976–1977 silam, sesudah Inggris kalah 1-2 dari Islandia hingga tersingkir di babak 16 besar Piala Eropa.

" Roy Hodgson, titik, " ucap Hill pada Omnisport, serta diambil Soccerway, saat di tanya sebab dari beberapa masalah Inggris. " Betul-betul mengerikan. " Bandar Bola Online

Hodgson, yang mulai mengatasi Inggris mulai sejak 14 Mei 2012, telah memetik banyak kritikan atas pengaturan strateginya. Hill juga setuju dengan memberikan bila sejak dari awal Hodgson memanglah bukan sosok yang pas untuk posisi itu.

" Ia yaitu orang yang salah untuk posisi itu. Seseorang pria yang tampak seperti seseorang bocah di kios permen saat ia memperoleh pekerjaan itu, " sebut Hill.

" Ia mempunyai beberapa pemain muda yang bagus di timnya, namun ia tidak dapat meramu mereka semuanya berbarengan serta mengoptimalkan keunggulan beberapa pemain itu.

" Mereka seperti seekor kuda picu tanpa ada seseorang joki, serta kita semuanya menanggung derita memandangnya, " lanjut pemain yang pada level club paling banyak mencatatkannya untuk Manchester United itu.

Untuk Inggris, hasil di Prancis kesempatan ini meneruskan kekecewaan dua th. lantas di Brasil. Waktu itu timnya Hodgson telah angkat koper selesai fase group Piala Dunia 2014. Website

" Seberapa lama Anda dapat memberikannya peluang? Ia miliki seseorang penyerang tengah (Harry Kane) yang mengambil sepakan bebas serta sepak sudut. Itu konyol sekali, " ceplos Hill.

" Saya lihat terpilihnya Jack Wilshere, yang musim lantas hanya bermain di satu pertandingan Premier League serta memikirkan bila orang ini (Hodgson) tentu tak waras, " lanjutnya.