Free Websites at Nation2.com
Empat Besar Masih Jauh, Liverpool!

Liverpool bisa bergembira lantaran membantai City, namun jalan mereka masih tetap panjang serta berliku untuk meraih empat besar.

Minggu (22/11) awal hari WIB tadi, Liverpool menghadirkan kemenangan mempesona atas Manchester City di Etihad Stadium. Pressing ketat serta serangan kilat yang diaplikasikan oleh Jurgen Klopp berhasil mengeksploitasi kekurangan the Citizens. Poker Online Indonesia Alhasil, mereka sukses mengunci kemenangan telak 4-1 melawan pemuncak klassemen sesaat Liga Primer Inggris minggu ini.

Ketentuan Klopp untuk “mengabaikan” pertahanan Liverpool di 20 menit pertama sesungguhnya layak dapat acungan jempol. Hadapi lini depan paling baik di Liga Primer, pemain belakang The Reds sekalipun tak tampak waspada serta main aman. Mereka jadi kerap meninggalkan ruang pertahanan untuk lakukan pressing atau intersepsi. Hal semacam ini benar-benar sangat rawan, tampak dari sebagian kesempatan yang diperoleh oleh Kevin De Bruyne, Raheem Sterling, dan gol Sergio Aguero, namun dapat dibuktikan mujarab.

Liverpool senantiasa melekat pemain City yang membawa bola dengan dua – tiga pemain. Game Poker Saat City membawa bola terlampau lama sedikit, mendadak mereka telah dikepung oleh Emre Can, Lucas Leiva, dkk. Desakan ini pasti bikin City kerap cemas serta absennya Vincent Kompany tampak demikian punya pengaruh untuk lini belakang tuan rumah, dapat dibuktikan dari kekeliruan Bacary Sagna serta gol bunuh diri Eliaquim Mangala juga sebagai pembuka.

Gol itu tunjukkan lubang besar yang ada di pertahanan City, namun mereka tak sigap untuk selekasnya menutupnya. Lagi-lagi Liverpool memakai ini melalui pressing ketat, yang waktu itu dikerjakan oleh Can serta Lucas, memberi bola ke depan, dimana bek City kembali lakukan kekeliruan. Sport Firmino memakainya dengan baik, yaitu kirim bola pada Philippe Coutinho untuk dikerjakan. Tidak lama berselang, giliran Firmino yang mencatatkan namanya di papan score melalui kerja sama apik.

Kuncinya ada di 45 menit pertama itu. Liverpool tampak menggemaskan sekalian bikin fans berdebar-debar lantaran lowongnya lini belakang mereka. Mamipoker.com Tetapi sentuhan akhir Liverpool tambah lebih tajam, bersamaan mereka membuat tiga gol saat sebelum jeda serta bikin gol Aguero cuma jadi penghiburan. The Reds betul-betul tampak mempesona, seakan-akan semangat serta ketajaman mereka bangkit dibawah Klopp.

Tetapi Klopp serta Liverpool terus mesti siaga lantaran style bermain seperti ini dapat menggagalkan mereka menembus empat besar, terlebih bila diaplikasikan di tiap-tiap kompetisi.

Pressing ketat yang diaplikasikan oleh Klopp cepat atau lambat bakal tunjukkan dampak samping. Hal semacam ini telah tampak dua minggu lantas saat Liverpool kalah 2-1 dari Crystal Palace. Mereka barusan menang atas Chelsea minggu pada awal mulanya, namun mesti memerankan pertandingan Liga Europa kontra Rubin Kazan di dalam minggu. Chipoker.net Klopp tidak ingin mengaku, namun sesungguhnya the Reds telah kehabisan tenaga saat hadapi Palace. Permainan intensitas tinggi ini sangatlah kuras stamina penggawa-penggawa the Reds.

Liverpool memanglah tampak luar umum. Bikin City kalang kabut telah terang bukanlah hal gampang. Namun bila Klopp betul-betul mengincar empat besar, ia mesti pikirkan suatu skema yang sekurang-kurangnya dapat bikin beberapa pemainnya bermain semusim penuh. Football Liga Primer bahkan juga belum berjalan setengahnya serta the Reds masih tetap terdampar di peringkat sembilan, tertinggal delapan poin dari –yang mulia – Leicester City di puncak klassemen. Gegenpressing takkan bertahan 90 menit untuk Liverpool sekarang ini, terlebih semusim penuh.

Empat besar masih tetap jauh, Liverpool!